• 11

    Mar

    TENTANG SENJA, DETIK YANG BERGUGURAN DAN ALUNAN MUSIM

    TENTANG SENJA, DETIK YANG BERGUGURAN DAN ALUNAN MUSIM Langit dan senja, katamu, adalah paduan cerita tentang harapan dan rindu yang terserak antara tepian cakrawala hingga batas dimana mentari meredupkan cahayanya Kita menyaksikan detik-detik berguguran bersama alunan musim yang berlalu dengan perih Seperti sayatan biola kidung melankolis seorang violis, menyanyikan bait demi bait sajak tentang asmara yang mengapung pada sebatas pandang tentang gigil kangen yang kerap membeku pada lidah kelu tentang asa yang luluh dan jatuh satu-satu disepanjang perjalanan juga tentang sekeping hati yang rapuh dan sendiri di pucuk malam Mendung dan hujan, katamu, adalah sebuah lanskap kesunyian yang menjelma lirih dalam setiap rintik air menerpa kaca jendela bersama airmata yang merebak bening di tebi
  • 13

    Jan

    Puisi Kehidupan | Keindahan Semu

    Keindahan Semu Setulus hati aku menjaga dengan sejuta kenangan yang terindah Tak terbayang betapa aku mencintai mu duhai perawan Walau aku tak pernah mencintai hanya sebuah alunan mimpi buat ku Di bawah matahari itu aku keringkan segala bahasa cinta ku Dengan segala faedah dari yang tak terawat dan terbuang Disisi pagi aku masih mengatakan tentang kebodohan semu Yang sering aku lakukan dengan irama lagu nan indah Irama kata dengan ritme pegunungan nan luas disana aku melihat Ku lupakan apa itu sebuah mimpi Mimpi tentang cerita cinta yang ingin aku dapatkan Disana puluhan burung ingin mengatakan satu keabadian Satu cerita yang silih berganti menuai indah nya cerita Dimana aku menceritakan setulus cerita ini Tentang hancurnya hati yang tak pernah kau terima cintaku Kasih aku tak bisa berk
  • 13

    Jan

    Puisi Seiring Senja

    Puisi Seiring Senja Dimasa yang akan terhitung..! sejuta pesan pedas terlontar hanya untuk ku disana jutaan kasih dan cinta bertaburan debu dalam kenangan telah apa hati ini di masa ini atau kita sebatas dongeng yang berdagelan yang senantiasa menganggap semua ini lucu napsu dikala fajar dan tengah hari seiring senja aku Cuma bicara masa depan disana hanya sebagai pembantas dan finis sekencang apapun engkau berlari ku rasa akan terasa lelah dihujung nya kini dan nanti seiring senja segalanya akan bermakna dan dalam kenangan apa yang telah kita perbuat dalam sebatas kefanaan yang terasa panjang jawab ku, Entah
  • 16

    Nov

    Puisi Menari di Menara Langit

    Puisi Menari di Menara Langit Menari di Menara Langit Mari menari di menara langit kita nikmati mega-mega yang tak lelah terbawa angin atau goyah oleh pekik halilintar Mari menari, kawan.. bentangkan sayapmu lebih lebar agar tinggi bisa kau capai bersama angan temuiku di atas tepian lalu, pandanglah sebentar ragaku ringan menari di antara lekukan awan hingga saat mata terpejam hidung ini serasa mencium aroma langit malam ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ o0o ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~
-

Author

Follow Me